Rabu, 17 Februari 2010

Java Server Pages

Sekilas tentang JSP
Untuk membangkitkan halaman-halaman Web sesuai dengan permintaan pemakai, para pengembang aplikasi Web bisa menggunakan perangkat lunak seperti JSP, PHP, Perl, dan ASP. JSP (JavaServer Pages) merupakan teknologi yang didasarkan pada bahasa Java, yang dapat digunakan untuk membentuk halaman-halaman Web yang bersifat dinamis. Teknologi ini dikembangkan oleh Sun Microsystems.



Sekilas tentang JSP
Untuk membangkitkan halaman-halaman Web sesuai dengan permintaan pemakai, para pengembang aplikasi Web bisa menggunakan perangkat lunak seperti JSP, PHP, Perl, dan ASP. JSP (JavaServer Pages) merupakan teknologi yang didasarkan pada bahasa Java, yang dapat digunakan untuk membentuk halaman-halaman Web yang bersifat dinamis. Teknologi ini dikembangkan oleh Sun Microsystems.
Berbeda dengan applet, suatu fitur pada bahasa Java yang memungkinkan pengembang membuat aplikasi Web yang dieksekusi pada sisi klien, JSP menggunakan pendekatan pemrosesan di sisi server. Pada model seperti ini, kode sumber JSP dijalankan pada Web server. Salah satu keuntungan model seperti ini adalah memungkinkan untuk membuat aplikasi yang independen terhadap keberadaan sistem Java di sisi klien.
Dua alasan penting yang membuat JSP banyak digunakan oleh para pengembang aplikasi Web:
1. JSP menggunakan bahasa Java. Bagi para pemrogram yang telah mengenal Java, sangatlah mudah untuk membuat aplikasi Web dengan JSP mengingat dasar JSP adalah bahasa Java. Dengan demikian mereka tidak perlu lagi belajar bahasa baru untuk membuat aplikasi Web.
2. JSP mendukung multiplatform. Dalam hal ini JSP memang bukan satu-satunya perangkat lunak pembuat aplikasi Web yang bersifat multiplatform. PHP, misalnya, juga bersifat multiplatform. Keunggulan dari adanya dukungan multiplatform adalah memungkinkan kode dapat dipindah-pindahkan ke berbagai platform tanpa perlu melakukan perubahan apapun pada kode tersebut. Sebagai contoh, Anda bisa menulis kode JSP yang pada awalnya ditujukan untuk dijalankan pada Windows, dan kemudian dipindahkan ke lingkungan lain, misalnya Linux.
Catatan :
Mulai JavaServer Pages 2.0, pengembang JSP bisa mengimplementasikan halaman Web tanpa memakai bahasa Java.

Arsitektur JSP
Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana membuat kode sumber JSP, ada baiknya bagi Anda untuk mengenali arsitektur JSP, sehingga Anda mengetahui mekanisme kerja JSP. Gambar 1.2 memperlihatkan prinsip kerja pengaksesan dokumen JSP.



Gambar 1.2 Contoh situs-situs yang menggunakan JSP.
Pemakai yang ingin mengakses halaman Web mula-mula mengirimkan permintaan halaman Web melalui protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol) dalam bentuk JSP (berekstensi .jsp). Permintaan ini akan disampaikan ke Web server. Kemudian Web server mengambil dokumen JSP dan mengirimkan ke JSP Servlet Engine. Bagian inilah yang melakukan pemrosesan kode-kode JSP (termasuk di dalamnya melakukan pengompilasian) dan membentuk kode HTML. Berikutnya, kode HTML ini disampaikan oleh Web server ke klien yang memintanya. Kode HTML ini selanjutnya diproses oleh browser sehingga pemakai bisa memperoleh informasi dari halaman Web yang dikehendakinya.
Catatan :
Pengompilasian kode JSP hanya dilakukan sekali saja, yaitu pada pemanggilan dokumen yang pertama kali. Oleh karena itu pemakai yang memanggil dokumen yang baru saja dibuat atau diperbaharui akan merasakan bahwa tanggapan terhadap permintaan halaman Web cukup lama. Untuk menghindari keadaan seperti ini, pengembang dapat memanggil terlebih dulu dokumen tersebut setelah dilakukan perubahan.

Detail pemrosesan oleh JSP Servlet engine adalah sebagai berikut:
1. Melakukan pemilahan (parsing) kode JSP,
2. Membangkitkan kode sumber Servlet,
3. Mengkompilasi kode sumber Servlet menjadi sebuah kelas,
4. Membuat instan servlet,
5. Memberikan keluaran servlet ke Web server.
Taken from : beritanet.com

Minggu, 07 Februari 2010

cara mengamankan facebook





Untuk menanggapi respon terhadap permintaan, pada hari rabu facebook meminta kepada 350 juta penggunanya untuk memperbarui

pengaturan privasi mereka. The Palo Alto, perusahaan Calif-based telah membuat pengaturan privasi baru kepada user untuk

memberikan kontrol yang lebih aman untuk informasi yang diberikan.

Pembuatan sekuriti terbaru ini diperkuat dengan pernyataan Elliot Scharge , Presiden Senior dari Jaringan Komunikasi bahwa



Untuk menanggapi respon terhadap permintaan, pada hari rabu facebook meminta kepada 350 juta penggunanya untuk memperbarui

pengaturan privasi mereka. The Palo Alto, perusahaan Calif-based telah membuat pengaturan privasi baru kepada user untuk

memberikan kontrol yang lebih aman untuk informasi yang diberikan.

Pembuatan sekuriti terbaru ini diperkuat dengan pernyataan Elliot Scharge , Presiden Senior dari Jaringan Komunikasi bahwa

Facebook yang kini masuk kedalam dunia maya dengan hebohnya yang penggunanya lebih dari 350 juta sangat lah penting untuk

melakukan perombakan dalam hal keamanan informasi penggunanya. Hal ini diperjelas dengan perkataannya "Kami selalu merancang

Facebook yang mempermudah penggunanya membagikan informasi untuk diberikan kepada siapa saja, itu alasan mengapa layanan kami

terus bertambah bagi beragam kelompok pengguna dari seluruh dunia."


Upaya facebook dalam membagikan informasi di internet, menjadi bumerang dalam beberapa tahun terakhir, khususnya fitur beacon

yang diposting oleh pengguna facebook untuk transaksi pembelian di situs pihak ketiga, termasuk Amazon.com dan Overstock.com,

tanpa izin. Facebook Beacon menghilangkan program dan setuju untuk membayar $ 9.5 juta untuk pembentukan sebuah yayasan

nirlaba untuk mempromosikan online privasi, keselamatan dan keamanan. Penyelesaian juga termasuk $ 41.500 untuk 19 orang yang

mengajukan gugatan. Hal ini didukung oleh Organisasi-organisasi termasuk Electronic Privacy Information Center dan the Office

of the Privacy Commissioner of Canada untuk perubahan-perubahan pada Facebook.

"Saya rasa Facebook sangat jelas mempedulikan perihal privasi penggunanya, dan mereka merespons permintaan dari EPIC dan

pengguna yang telah mengungkapkan keprihatinan," kata EPIC Consumer Privacy Counsel Kim Nguyen. Dia menambahkan bahwa

sementara Facebook bergerak ke arah yang benar, pengguna harus tetap memperhatikan bagaimana informasi yang sedang mereka

gunakan.

Nguyen mengatakan bahwa "Pengguna facebook memiliki alasan untuk khawatir karena sejarah Facebook yang membagikan informasi

dengan semua orang pilihan dan Beacon dengan mudahnya". Hal ini tidak akan menjadi masalah bagi para pengguna facebook yang

pada dasarnya memang ingin membagikan informasinya kepada semua orang, tetapi ada juga orang-orang yang tidak ingin berbagi

semua informasinya yang akan menimbulkan masalah bagi mereka.

Awalanya Facebook memberikan fasilitas bagi para penggunanya untuk memberikan informasi salah satunya lembaga pendidikan

sekolah mereka sebagai lingkup pertemanan dalam jaringan facebooknya. Namun kini Facebook telah merubah sistemnya dalam

pemberian data pribadi pengguna dengan memberikan opsi untuk memberikan informasi yang tersedia hanya untuk teman-teman,

teman dari teman-teman pengguna, atau setiap orang.


Selain menghilangkan jaringan regional, Facebook juga disederhanakan dengan pengaturan privasi halaman dengan

mengkonsolidasikan beberapa pengaturan dan pengelompokan pengguna dengan cara yang lebih "logis" dan "langsung."


Mulai Rabu, pengguna akan diberikan sebuah alat transisi yang akan meminta mereka untuk meninjau dan memperbarui pengaturan

privasi mereka. Pengguna pertama-tama akan melihat pesan yang menjelaskan perubahan dan kemudian akan diberikan dua pilihan:

Simpan pengaturan lama mereka atau menerima rekomendasi dari Facebook.


Selama menggunakan alat transisi ini, pengguna akan diberi pilihan untuk mempelajari lebih lanjut dengan mengklik link yang

mengarah ke privasi baru perusahaan pusat. Setelah pengaturan telah diperbarui, teman-teman akan melihat halaman konfirmasi

yang akan memungkinkan mereka untuk meninjau pengaturan mereka.


Facebook eksekutif mengatakan tidak akan ada perubahan pada program periklanan ini dan itu akan melanjutkan kebijakan untuk

tidak berbagi informasi dengan pengiklan, kecuali di bawah kontrol pengguna.
taken from : beritanet.com