Minggu, 10 April 2011

Crm Memilih solusi yang tepat untuk bisnis Anda.

Ketika dilakukan dengan cara yang tepat, tidak hanya membuat perusahaan lebih responsif dan ditargetkan dalam cara mereka berinteraksi dengan pelanggan, tetapi juga membuat mereka terdidik dan cerdas tentang memperluas penawaran produk dan jasa.

Solusi CRM yang tepat bukan hanya dirancang untuk perusahaan yang mengakuisisi, tetapi juga dimaksudkan untuk memberikan pengalaman industri yang terbaik untuk perusahaan bahwa pelanggan. Jika mereka menemukan kepuasan dalam berurusan dengan sebuah organisasi yang mengingat mereka, berinteraksi dengan mereka dan menghafal dan menjaga semua komitmen itu kepada mereka, mereka akan memiliki pengalaman pelanggan yang memuaskan, dan mereka akan kembali dengan lebih bisnis.


Enam poin berikut dapat membantu Anda untuk memilih solusi CRM yang tepat untuk Anda --

1. Fokus - Cari tahu apa yang ada, pelanggan yang menguntungkan inginkan, sehingga kebutuhan mereka dapat dipenuhi. Ini membantu dalam menemukan fokus bisnis - baik dalam layanan pelanggan, manajemen kampanye pemasaran, manajemen pesanan penjualan, pusat panggilan penjualan, respons suara interaktif (IVR) sistem atau kekuatan bidang otomasi.

2. Deployment - solusi CRM yang tepat tergantung pada seberapa itu akan dikerahkan di perusahaan - apakah itu akan menjadi set-up sebagai solusi tradisional, on-premis instalasi, layanan yang di-host, atau solusi yang hibrid memadukan dua. Mengutip sebuah contoh, sebuah industri besar yang sudah memiliki on-premis solusi CRM dapat memutuskan bahwa solusi yang di-host adalah cara sempurna untuk memperluas akses cepat kemampuan CRM ke divisi terpencil. Atau, yang kecil tapi organisasi yang tumbuh cepat dapat memilih host solusi CRM yang memungkinkan untuk memperoleh akses ke pasar-CRM terkemuka fitur dan fungsionalitas tanpa harus melakukan investasi di bidang infrastruktur depan.


lebih jelasnya Download File

Rabu, 06 April 2011

Sejarah dan pengertian MD5

MD5 adalah salah satu dari serangkaian algortima(merupakan salah satu fungsi Hash) message digest yang didesain oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT (Rivest, 1994). Saat kerja analitik menunjukkan bahwa pendahulu MD5, yaitu MD4 mulai tidak aman, MD5 kemudian didesain pada tahun 1991 sebagai pengganti dari MD4 (kelemahan MD4 ditemukan oleh Hans Dobbertin).

Pada tahun 1993, den Boer dan Bosselaers memberikan awal, bahkan terbatas, hasil dari penemuan pseudo-collision dari fungsi kompresi MD5. Dua vektor inisialisasi berbeda I dan J dengan beda 4-bit diantara keduanya.


MD5compress(I,X) = MD5compress(J,X)
Pada tahun 1996 Dobbertin mengumumkan sebuah kerusakan pada fungsi kompresi MD5. Dikarenakan hal ini bukanlah serangan terhadap fungsi hash MD5 sepenuhnya, hal ini menyebabkan para pengguna kriptografi menganjurkan pengganti seperti WHIRLPOOL, SHA-1 atau RIPEMD-160.

Ukuran dari hash — 128-bit — cukup kecil untuk terjadinya serangan brute force.. MD5CRK adalah proyek distribusi mulai Maret 2004 dengan tujuan untuk menunjukkan kelemahan dari MD5 dengan menemukan kerusakan kompresi menggunakan brute force attack. Bagaimanapun juga, MD5CRK berhenti pada tanggal 17 Agustus 2004, saat [[kerusakan hash]] pada MD5 diumumkan oleh Xiaoyun Wang, Dengguo Feng, Xuejia Lai dan Hongbo Yu. Serangan analitik mereka dikabarkan hanya memerlukan satu jam dengan menggunakan IBM P690 cluster.

Pada tanggal 1 Maret 2005, Arjen Lenstra, Xiaoyun Wang, and Benne de Weger mendemontrasikan kunstruksi dari dua buah sertifikat X.509 dengan public key yang berbeda dan hash MD5 yang sama, hasil dari demontrasi menunjukkan adanya kerusakan. Konstruksi tersebut melibatkan private key untuk kedua public key tersebut. Dan beberapa hari setelahnya, Vlastimil Klima menjabarkan dan mengembangkan algortima, mampu membuat kerusakan Md5 dalam beberapa jam dengan menggunakan sebuah komputer notebook. Hal ini menyebabkan MD5 tidak bebas dari kerusakan.

download file

Pengertian Fungsi Hash

Hash adalah suatu teknik "klasik" dalam Ilmu Komputer yang banyak digunakan dalam praktek
secara mendalam. Hash merupakan suatu metode yang secara langsung mengakses record-record dalam suatu tabel dengan melakukan transformasi aritmatik pada key yang menjadi alamat dalam tabel tersebut. Key merupakan suatu input dari pemakai di mana pada umumnya berupa nilai atau string karakter.


Pelacakan dengan menggunakan Hash terdiri dari dua langkah utama, yaitu:
• Menghitung Fungsi Hash. Fungsi Hash adalah suatu fungsi yang mengubah key menjadi alamat dalam tabel. Fungsi Hash memetakan sebuah key ke suatu alamat dalam tabel. Idealnya, key-key yang berbeda seharusnya dipetakan ke alamat-alamat yang berbeda juga. Pada kenyataannya, tidak ada fungsi Hash yang sempurna. Kemungkinan besar yang terjadi adalah dua atau lebih key yang berbeda dipetakan ke alamat yang sama dalam tabel. Peristiwa ini disebut dengan collision (tabrakan). Karena itulah diperlukan langkah berikutnya, yaitu collision resolution (pemecahan tabrakan).
• Collision Resolution. Collision resolution merupakan proses untuk menangani kejadian dua atau lebih key di-hash ke alamat yang sama. Cara yang dilakukan jika terjadi collision adalah mencari lokasi yang kosong dalam tabel Hash secara terurut. Cara lainnya adalah dengan menggunakan fungsi Hash yang lain untuk mencari lokasi kosong tersebut.

Sejarah kriptografi

Dalam The CodeBreaker yang ditulis oleh Kahn, terlihat bahwa kriptografi mempunyai sejarah yang panjang. Kriptografi sudah digunakan oleh bangsa Mesir Kuno sekitar 4000 tahun sampai abad 20 dimana kriptografi berperanan penting di dalam perang dunia pertama dan kedua. Juga diungkap bahwa latar belakang sejarah yang panjang itu sangat menentukan perkembangan ilmu kriptografi itu sendiri baik dari segi teoretik maupun aplikasinya.

Awalnya kriptografi sangat dominan digunakan dalam bidang-bidang yang berhubungan dengan militer, layanan diplomatik, dan pemerintahan secara umum. Dalam hal ini kriptografi digunakan sebagai suatu alat untuk melindungi strategi dan rahasia negara. Perkembangan sistem komunikasi dan komputer pada tahun 1960 an membawa kriptografi memasuki sektor swasta sebagai alat untuk melindungi informasi dalam bentuk dijitel dan untuk memberikan layanan keamanan.

Hasil kerja Feistel di IBM pada awal tahun 1970 an dan puncaknya ada tahun 1977, DES (Data Ecryption Standart) merupakan karya kriptografi yang paling terkenal di dalam sejarah. Karya ini menjadi alat keamanan komersial elektronik di banyak institusi keuangan di seluruh dunia hingga pertengahan tahun 1990-an. DES secara definitif terbukti tak-aman sejak Juli 1998. Walaupun demikian DES telah melandasi prinsip-prinsip sandi simetrik modern yang dewasa ini muncul produk-produk penggantinya seperti: AES (Advanced Ecryption Standart), Blowfish, 3DES, RC5, dan lain sebagainya.

Yang cukup signifikan selanjutnya adalah pada tahun 1976 ketika Diffie dan Hellman mempublikasikan suatu artikel dengan judul New Directions in Cryptography. Artikel ini memperkenalkan konsep revolusioner tentang kriptograpy kunci-publik (public-key cryptography) dan juga memberikan suatu metode baru untuk perubahan kunci dimana keamanan didasarkan pada pemecahan problem logaritme diskret. Walaupun penulis pada saat itu mengungkapkan hanya segi teoretiknya tanpa bentuk praktisnya, namun karya ini telah memberikan cakrawala baru bagi para ilmuwan kriptografi. Ini terbukti pada tahun 1978, Rivest, Shamir, dan Adleman menemukan bentuk praktis yang pertama untuk skema enkripsi dan penandaan kunci publik yang sekarang dikenal dengan skema RSA. Skema ini didasarkan pada problem matematika yang sulit lainnya, yaitu pemecahan masalah faktorisasi intejer besar. Bentuk praktis skema kunci-publik lainya ditemukan oleh ElGamal pada tahun 1985. Sebagaimana karya Di¢ e dan Hellman, skema ini juga didasarkan pada pemecahan problem logaritme diskret.

Sumbangan yang paling signifikan yang diberikan olen kriptografi kunci-publik adalah penandaan dijitel (digital signature). Pada tahun1991 standar internasional pertama untuk penandaan dijitel diadopsi dari ISO/IEC 9796. Standar internasional penandaan dijitel ini didasarkan ada skema kunci-publik RSA. Pada tahun 1994 pemerintah Amerika Serikat mengadopsi standar penandaan dijitel yang mekanismenya didasarkan pada skema kunci-publik ElGamal.