Jumat, 30 April 2010

tutorial membuat web dinamis

Seiring dengan pertambahan jumlah netter (pengguna internet) di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, makin banyak pula orang yang ingin mempunyai homepage atau website sendiri. Hal ini wajar mengingat manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mempunyai website sendiri. Memiliki alamat email, sekarang ini bukan lagi sesuatu yang istimewa. Tapi memiliki website sendiri mungkin bagi kebanyakan orang masih merupakan sesuatu yang diidam-idamkan. Untuk itulah kami mencoba menyusun tutorial praktis ini agar dapat dipelajari dan dipraktikkan oleh para netter yang berkeinginan menjadi webmaster (pengelola website). Mudah-mudahan dengan kemampuan membuat website, kita dapat ikut serta menyebarluaskan ilmu dan informasi yang bermanfaat bagi seluruh ummat manusia, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Bagaimana caranya bisa menampilkan website sendiri di internet? Ada beberapa tahapan dan langkah yang harus kita lalui untuk membuat sebuah website yang benar-benar eksis di internet. Artinya website yang dari segi perwajahan tidak "menyedihkan", dari segi isi tidak "asal-asalan" dan dari segi pengunjung cukup "dilirik". Untuk membuat website pertama-tama kita harus belajar bahasa HTML yaitu sebuah "bahasa program" yang memungkinkan kita membuat halaman web yang bisa ditampilkan dalam browser (Internet Explorer, Netscape, Opera, dll). Setelah kita menguasai dasar-dasar HTML, barulah kita mencoba membuat rencana dan rancangan dari desain dan isi website yang hendak kita buat. Kemudian rancangan itu kita tuangkan dalam bentuk halaman-halaman web yang terpadu. Setelah selesai atau "mengarah ke selesai", kita harus mendaftarkannya ke web hosting agar website kita "terpasang" dan dapat diakses di internet. Akhirnya, yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana mempromosikan website tersebut agar dikenal dan dikunjungi oleh para netter.
Nah, kini kita mulai dari langkah awal yaitu belajar bahasa HTML.
BELAJAR HTML
Dewasa ini, hampir semua dokumen web dibuat dengan bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language). Meskipun anda bisa saja membuat web page (halaman web) tanpa mengerti sedikitpun HTML, yakni dengan menggunakan editor HTML berjenis WYSIWYG seperti Microsoft FrontPage, Adobe PageMill atau Netscape Composer, namun sangat disarankan bahkan nyaris diharuskan, agar anda mengerti bahasa HTML. Terutama agar anda bisa memanfaatkan secara optimal berbagai fasilitas browser dan mengingat sejumlah kelemahan yang terdapat pada editor WYSIWYG seperti di atas. Untuk itu langkah pertama bagi Anda yang bercita-cita memiliki website sendiri adalah belajar HTML.
HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa program yang digunakan untuk menulis format dokumen yang dapat digunakan dalam Web. Dengan HTML, teks ASCII (file *.txt) dapat dipoles (di-mark-up) dengan kode-kode tertentu yang disebut tag untuk menjadi dokumen HTML (file *.htm atau *.html). Oleh karena itu, untuk membuat dokumen HTML, anda bisa menggunakan semua program teks editor biasa, mulai dari

lebih jelasnya lagi download materi disini>>
http://www.mediafire.com/?jzokndkm0k5

Kamis, 29 April 2010

Bentuk Normalisasi Basis data

Beberapa Normalisasi Basis data
Didalam desain basis data ada beberapa 6 macam normalisasi :
1. Bentuk tidak normal
Bentuk ini merupakan kumpulan data yanag akan direkam,tidak ada keharusan mengikuti suatu formal tertentu.
2. bentuk normal satu 1NF
Bentuk ini terpenuhi jika sebuah table tidak memiliki atribut bernilai banayak (multivalue atribut)
3. Bentuk Normal kedua 2NF
Terpenuhi jika suatu table semua atribut yang tidak termasuk dalam primary key memiliki ketergantungan fungsional (KF) pada primary key secara utuh.
download materi disini >>>>>
http://www.mediafire.com/?t0ke23nujuz

cara menguji enzin katalase

Keberadaan H2O2 pertama kali dideteksi pada kultur Pneumococcus, sebuah organismeyang tidak memproduksi katalase dan sedikit sensitif terhadap peroksida. Organisme yang tidak memproduksi katalase dilindungi oleh penanaman dengan jaringan hewan atau tumbuhan atau organisme lain yang mempunyai kemampuan memproduksi enzim. Katalase diproduksi oleh beberapa bakteri. Beberapa bakteri diantaranya memproduksi katalase lebih banyak daripada yang lain. Ini ditunjukkan dengan jumlah yang banyak pada bakteri aerob. Sedangkan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tersebut.
Bakteri katalase positif seperti S. Aureus bisa menghasilkan gelembung-gelembung oksigen karena adanya pemecahan H2O2 (hidrogen peroksida) oleh enzim katalase yang dihasilkan oleh bakteri itu sendiri. Komponen H2O2 ini merupakan salah satu hasil respirasi aerobik bakteri, misalnya S. aureus, dimana hasil respirasi tersebut justru dapat menghambat pertumbuhan bakteri karena bersifat toksik bagi bakteri itu sendiri. Oleh karena itu, komponen ini harus dipecah agar tidak bersifat toksik lagi


Uji katalase digunakan untuk mengetahui aktivitas katalase pada bakteri yang diuji. Kebanyakan bakteri memproduksi enzim katalase yang dapat memecah H2O2 menjadi H2O dan O2. Enzim katalase diduga penting untuk pertumbuhan aerobik karena H2O2 yang dibentuk dengan pertolongan berbagai enzim pernafasan bersifat racun terhadap sel mikroba. Beberapa bakteri yang termasuk katalase negatif adalah Streptococcus, Leuconostoc, Lactobacillus, dan Clostridium.
Uji ini dilakukan dengan langkah:
1. Mengambil kultur sampel dengan ose secara aseptis dari agar miring dengan meijarkan ose dan mendinginkannya.
2. Biakan digoreskan pada petridish agar sel rata dan tidak bertumpuk.
3. Kultur mikroba kemudian ditetesi 1-2 tetes H2O2 3% agar aktivitas katalase pada mikroba dapat diketahui.
4. Petridish ditutup kembali agar tidak ada kontaminasi dan memaksimalkan mikroba untuk merombak H2O2.
5. Amati ada tidaknya gelembung-gelembung kecil. Jika terdapat gelembung maka dalam petridish tersebut merupakan bakteri katalase positif, sebaliknya jika tidak ada gelembung termasuk bakteri katalase negatif.
Keberadaan H2O2 pertama kali dideteksi pada kultur Pneumococcus, sebuah organismeyang tidak memproduksi katalase dan sedikit sensitif terhadap peroksida. Organisme yang tidak memproduksi katalase dilindungi oleh penanaman dengan jaringan hewan atau tumbuhan atau organisme lain yang mempunyai kemampuan memproduksi enzim. Katalase diproduksi oleh beberapa bakteri. Beberapa bakteri diantaranya memproduksi katalase lebih banyak daripada yang lain. Ini ditunjukkan dengan jumlah yang banyak pada bakteri aerob. Sedangkan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tersebut.
Bakteri katalase positif seperti S. Aureus bisa menghasilkan gelembung-gelembung oksigen karena adanya pemecahan H2O2 (hidrogen peroksida) oleh enzim katalase yang dihasilkan oleh bakteri itu sendiri. Komponen H2O2 ini merupakan salah satu hasil respirasi aerobik bakteri, misalnya S. aureus, dimana hasil respirasi tersebut justru dapat menghambat pertumbuhan bakteri karena bersifat toksik bagi bakteri itu sendiri. Oleh karena itu, komponen ini harus dipecah agar tidak bersifat toksik lagi.
Bakteri katalase negatif tidak menghasilkan gelembung-gelembung. Hal ini berarti H2O2 yang diberikan tidak dipecah oleh bakteri katalase negatif, misalnya, L.casei sehingga tidak menghasilkan oksigen. Bakteri katalase negatif tidak memiliki enzim katalase yang menguraikan H2O2.
Mekanisme enzim katalase memecah H2O2 yaitu saat melakukan respirasi, bakteri menghasilkan berbagai macam komponen salah satunya H2O2. Bakteri yang memiliki kemampuan memecah H2O2 dengan enzim katalase maka segera membentuk suatu sistem pertahanan dari toksik H2O2 yang dihasilkannya sendiri. Bakteri katalase positif akan memecah H2O2 menjadi H2O dan O2 dimana parameter yang menunjukkan adanya aktivitas katalase tersebut adalah adanya gelembung-gelembung oksigen seperti pada percobaan yang telah dilakukan. Dengan enzim katalase, H2O2 diurai dengan reaksi sebagai berikut.
2H2O2  2H2O + O2


Selasa, 20 April 2010

deteksi intruksi pada jaringan komputer

ABSTRAK
Semakin pesatnya perkembangan teknologi internet dan implementasinya dalam sebuah LAN (intranet) telah menyebabkan arus informasi dari dalam atau keluar perusahaan semakin padat. Akses internet tanpa batas telah menghadirkan banyak keuntungan bagi semua pihak. Tidak hanya mempermudah pencarian informasi yang diinginkan tanpa batas waktu dan lokasi, akan tetapi dunia luar dapat berinteraksi dengan local network yang ada. Hal ini memungkinkan meningkatnya tindak kejahatan dalam dunia maya.
Tulisan ini dibuat agar Memahami salah satu teknik pendeteksian intrusi yang dilakukan oleh Intrusion Detection System (IDS) dan juga Mengetahui pendekatan apa yang digunakan untuk menunjang keakuratan hasil deteksi intrusi.



dan Untuk lebih jelasnya bisa didownload
http://www.mediafire.com/?dnmmadlzuhw

Senin, 05 April 2010

pengertian suplay chain manajemen

Suplay chain manajemen ( SCM) atau manajemen rantai pasokan menurut (heizer& rander :2004) merupakan kagiatan pengelolaan kegiatan-kegiatan dalam rangka memeperoleh bahan mentah tersebut menjadi barang dalam proses atau barang setengah adi dan barang jadi kemudian mengirimkan produk tersebut kekonsumen melalui sistemn distribusi. sebenarnya SCM sudah dikenal dari beberapa tahun yang lalu dan terintegrasi dengan logistic.SCM menegaskan interaksi antar fungsi pemasaran,produksi pada suatu perusahaan,produksi pada suatu perusahaan.memanfaatkan kesempatan untuk

meningkatkan pelayanan dan penurunan biaya dapat dilakukan melalui koordiansi dan kerjasama antar pengadaan bahan baku dan pendistribusian nya.hal ini terkait dengan kegiatan rantai suplay yang secara tidak langsung terkontrol dengna kegiatan logistic, baik logistic didlam peruisahaan maupun diluar perusahaan .

Ruang lingkup suplay chain manajemen meliputi :
1. Rantai pasokan (SC) mencakup seluruh kegiatan arus dan transformasi barang mulai dari bahan mentah,sampai penyaluran ketangan konsumen termasuk aliran informasinya, bahan baku dan aliran informasi adalah rangkaian dari rantai pasokan (SC).
2. Rantai pasokan sebagai suatu system tempat organisasi menyalurkan barang produksi dan jasa kepada pelangganya.
Rantai pasokan harus saling mendukung diantara organisasi yang saling berhubungan agar kegiatan pengadaan dan penyaluran bahan baku dan produk akhir terintegrasi secara baik dan benar,sehingga misi mereka menjadi sama yaitu” to get the right goods or services to the right place,at the right time,. And the in the desired condition,while making the greatest contribution to the firm”
Perbedaan manajemen logistic dengan suplay chain manajemen
Manajemen logistic adalah mengutamakan pengelolaan termasuk arus barang dalam perusahaan, orientasi pada perencanaan dan kerangka kerja yang menghasilkan rencana tunggal arus barang dan informasi diperusahaan.
Suplay chain manajemen mengutamakan arus barang antar perusahaan,mulai dari awal kegiatan sampai produk akhir,sedangkan orientasinya atas dasar kerja sama dan mengusahakan hubungan serta koordinasi antar proses dari perusahaan mitra guna menunjang kegiatan proses sampai ketangan konsumen.


Sabtu, 03 April 2010

membuat table dengan HTML.

Tabel didefinisikan dengan tag . Sebuah tabel dibagi menjadi baris (dengan tag ), dan setiap baris dibagi menjadi sel-sel data (dengan tag
). Surat-surat td singkatan dari "data tabel", yang adalah isi dari sebuah sel data. Sebuah sel data dapat berisi teks, gambar, daftar, paragraf, bentuk, aturan horizontal, meja, dll.
example :









row 1, cell 1row 1, cell 2
row 2, cell 1row 2, cell 2


Jika Anda tidak menetapkan perbatasan atribut tabel akan ditampilkan tanpa batas. Kadang-kadang ini dapat berguna, tetapi sebagian besar waktu, Anda ingin perbatasan untuk menunjukkan.

Untuk menampilkan tabel dengan batas-batas, Anda harus menggunakan atribut border:
exemple :





Row 1, cell 1Row 1, cell 2


untuk lebih jelasnya klik disini
download disini :
http://www.mediafire.com/?nkwtodzdodm