1.1 Mengenal Web Server Apache
Anda mungkin pernah membuat sebuah halaman Web menggunakan
HTML (lihat dan belilah buku Student Guide Series Pemrograman
Web dengan HTML, CSS, dan Java Script). Ketika Anda membuat
halaman web dengan HTML saja, maka halaman web Anda akan
tampak statis. Artinya, isi halaman web Anda akan selalu tetap.
Seandainya Anda ingin mengubah tampilannya, Anda harus pula
mengubah kode HTML-nya. Halaman Web yang dibuat menggunakan
kode HTML saja juga bersifat client-side. Artinya, isi halaman web
tersebut diolah di sisi client. Ketika seseorang membuka halaman
web, maka server yang menyediakan halaman web tersebut akan
langsung mengirimkan halaman web itu kepada si peminta tanpa
diolah terlebih dahulu.
1.1 Mengenal Web Server Apache
Anda mungkin pernah membuat sebuah halaman Web menggunakan
HTML (lihat dan belilah buku Student Guide Series Pemrograman
Web dengan HTML, CSS, dan Java Script). Ketika Anda membuat
halaman web dengan HTML saja, maka halaman web Anda akan
tampak statis. Artinya, isi halaman web Anda akan selalu tetap.
Seandainya Anda ingin mengubah tampilannya, Anda harus pula
mengubah kode HTML-nya. Halaman Web yang dibuat menggunakan
kode HTML saja juga bersifat client-side. Artinya, isi halaman web
tersebut diolah di sisi client. Ketika seseorang membuka halaman
web, maka server yang menyediakan halaman web tersebut akan
langsung mengirimkan halaman web itu kepada si peminta tanpa
diolah terlebih dahulu.
Hal tersebut berbeda dengan halaman web yang dibuat dengan
bantuan PHP. Halaman web yang dibuat dengan bantuan PHP dapat
mengakses dan memanfaatkan database sehingga lebih bersifat
dinamis. Isi halaman web-nya dapat berubah tanpa perlu diprogram
ulang. Selain itu, halaman web -nya akan diolah terlebih dahulu di sisi
server sebelum dikirim ke si pemintanya ( server side). Oleh karena
sifatnya yang server-side, maka dibutuhkan sebuah web server.
Dalam hal ini, web server yang banyak digunakan untuk PHP adalah
Apache.
Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar
kepada client peminta, berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh
pembuat halaman web. Jika diperlukan, juga berdasarkan kode PHP
yang dituliskan, maka dapat saja suatu database diakses terlebih
dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung isi halaman web
yang dihasilkan.
Apache sudah berkembang sejak versi pertamanya. Kali ini, penulis
menggunakan Apache versi 2.0.54. Apache bersifat open source,
artinya setiap orang boleh menggunakannya dengan gratis. Bahkan
setiap orang juga boleh mengambil dan mengubah kode program Apache
1.2 Mengenal PHP
PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor. PHP
merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat
server-side scripting. PHP memungkinkan Anda untuk membuat
halaman web yang bersifat dinamis.
PHP dapat dijalankan pada berbagai macam sistem oper asi, misalnya
Windows, LINUX, dan Mac OS. Selain Apache, PHP juga mendu kung
beberapa web server lain , misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS , dan
lain-lain.
Seperti pernah disinggung sebelumnya bahwa PHP dapat meman -
faatkan database untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.
Sistem manajemen database yang sering digunakan bersama PHP
adalah MySQL. Namun, PHP juga mendukung sistem manajemen
database Oracle, Microsoft Access , Interbase, dBase, PostgreSQL , dan
lain-lain.
Hingga kini, PHP sudah berkembang hingga versi 5. PHP 5 men-
dukung penuh Object-Oriented Programming (OOP), integrasi XML,
mendukung semua ekstensi terbaru MySQL, pengembangan web
services dengan SOAP dan REST , serta ratusan peningkatan lainny a
dibandingkan versi sebelumnya.
PHP juga bersifat open source sehingga setiap orang dapat meng -
gunakannya secara gratis.
1.3 Mengenal MySQL
MySQL adalah sebuah sistem manajemen database yang bersifat open
source. MySQL adalah pasangan serasi dari PHP. MySQL dibuat dan
dikembangkan oleh MySQL AB yang ber ada di Swedia.
MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database
beserta isinya. Anda dapat memanfaatkan MySQL untuk menam bahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada di dalam
database.
MySQL merupakan sistem manajemen database yang bersif at rela-
sional. Artinya data-data yang dikelola dalam database akan dile -
takkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data
akan menjadi lebih cepat.
MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang
kecil sampai dengan yang sangat besar. MySQL juga dapat men-
jalankan perintah-perintah Structured Query Language (SQL) untuk
mengelola database-database relasional yang ada di dalamnya .
Hingga kini, MySQL sudah berkembang hingga versi 5. MySQL 5 sudah
mendukung trigger untuk memudahkan pengelolaan tabel dalam
database
1.4 Mengenal dan Menginstal XAMPP
XAMPP merupakan sebuah tool yang menyediakan beberapa paket
perangkat lunak ke dalam satu buah p aket. Dengan menginstal
XAMPP, Anda tidak perlu lagi melakukan instalasi dan kon figurasi web
server Apache, PHP, dan MySQL secara manual. XAMPP akan meng-
instalasi dan mengonfigurasinya secara otomatis untuk Anda.
Dalam buku ini, penulis menggunakan XAMPP versi 1.4.14 yang dapat
Anda peroleh (download) dari alamat web: www.arieframadhan.info,
atau dapatkan versi terbarunya dari situs aslinya di alamat web:
http://www.apachefriends.org/en/xampp -windows.html.
XAMPP versi 1.4.14 ini terdiri atas:
• Apache versi 2.0.54
• MySQL versi 4.1.12
• PHP versi 5.0.4
• PHPMyAdmin 2.6.2-p11, dan lain-lain.
Selanjutnya, Anda cukup menjalankan control panel XAMPP untuk
menyalakan web server Apache dan/atau MySQL.
Untuk menginstal XAMPP, lakukanlah langkah -langkah berikut:
1. Donwload file xampp-win32-1.4.14-installer.exe.
2. Jalankan file xampp-win32-1.4.14-installer.exe yang
sudah Anda download. Jalankanlah dengan cara melakukan
klik ganda pada nama file tersebut dalam Windows Explorer .
3. Ketika muncul jendela seperti di bawah ini, pilihlah bahasa
dalam proses instalasi yang ingin Anda gunakan, kemudian
klik tombol OK.

4 Ketika muncul jendela seperti gamba r di bawah ini, klik
tombol Next.

5 Pada jendela instalasi selanjutnya, bacalah persetujuan
lisensi XAMPP, kemudian klik tombol I Agree

6. Kemudian ketika muncul jendela instalasi seperti gambar di
bawah ini, isilah kotak isian Destination Folder dengan
C:\apachefriends, lalu klik tombol Install.

7. Ketika muncul jendela proses instalasi seperti gambar di
bawah ini, tunggulah beberapa saat hingga proses instalasi
selesai seperti terlihat pada gambar berikutnya.

8 Kemudian klik tombol Finish, maka XAMPP telah berhasil
Anda instal dalam folder C:\apachefriends, sesuai dengan
yang Anda isikan pada langkah 6.

Anda mungkin pernah membuat sebuah halaman Web menggunakan
HTML (lihat dan belilah buku Student Guide Series Pemrograman
Web dengan HTML, CSS, dan Java Script). Ketika Anda membuat
halaman web dengan HTML saja, maka halaman web Anda akan
tampak statis. Artinya, isi halaman web Anda akan selalu tetap.
Seandainya Anda ingin mengubah tampilannya, Anda harus pula
mengubah kode HTML-nya. Halaman Web yang dibuat menggunakan
kode HTML saja juga bersifat client-side. Artinya, isi halaman web
tersebut diolah di sisi client. Ketika seseorang membuka halaman
web, maka server yang menyediakan halaman web tersebut akan
langsung mengirimkan halaman web itu kepada si peminta tanpa
diolah terlebih dahulu.
1.1 Mengenal Web Server Apache
Anda mungkin pernah membuat sebuah halaman Web menggunakan
HTML (lihat dan belilah buku Student Guide Series Pemrograman
Web dengan HTML, CSS, dan Java Script). Ketika Anda membuat
halaman web dengan HTML saja, maka halaman web Anda akan
tampak statis. Artinya, isi halaman web Anda akan selalu tetap.
Seandainya Anda ingin mengubah tampilannya, Anda harus pula
mengubah kode HTML-nya. Halaman Web yang dibuat menggunakan
kode HTML saja juga bersifat client-side. Artinya, isi halaman web
tersebut diolah di sisi client. Ketika seseorang membuka halaman
web, maka server yang menyediakan halaman web tersebut akan
langsung mengirimkan halaman web itu kepada si peminta tanpa
diolah terlebih dahulu.
Hal tersebut berbeda dengan halaman web yang dibuat dengan
bantuan PHP. Halaman web yang dibuat dengan bantuan PHP dapat
mengakses dan memanfaatkan database sehingga lebih bersifat
dinamis. Isi halaman web-nya dapat berubah tanpa perlu diprogram
ulang. Selain itu, halaman web -nya akan diolah terlebih dahulu di sisi
server sebelum dikirim ke si pemintanya ( server side). Oleh karena
sifatnya yang server-side, maka dibutuhkan sebuah web server.
Dalam hal ini, web server yang banyak digunakan untuk PHP adalah
Apache.
Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar
kepada client peminta, berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh
pembuat halaman web. Jika diperlukan, juga berdasarkan kode PHP
yang dituliskan, maka dapat saja suatu database diakses terlebih
dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung isi halaman web
yang dihasilkan.
Apache sudah berkembang sejak versi pertamanya. Kali ini, penulis
menggunakan Apache versi 2.0.54. Apache bersifat open source,
artinya setiap orang boleh menggunakannya dengan gratis. Bahkan
setiap orang juga boleh mengambil dan mengubah kode program Apache
1.2 Mengenal PHP
PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor. PHP
merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat
server-side scripting. PHP memungkinkan Anda untuk membuat
halaman web yang bersifat dinamis.
PHP dapat dijalankan pada berbagai macam sistem oper asi, misalnya
Windows, LINUX, dan Mac OS. Selain Apache, PHP juga mendu kung
beberapa web server lain , misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS , dan
lain-lain.
Seperti pernah disinggung sebelumnya bahwa PHP dapat meman -
faatkan database untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.
Sistem manajemen database yang sering digunakan bersama PHP
adalah MySQL. Namun, PHP juga mendukung sistem manajemen
database Oracle, Microsoft Access , Interbase, dBase, PostgreSQL , dan
lain-lain.
Hingga kini, PHP sudah berkembang hingga versi 5. PHP 5 men-
dukung penuh Object-Oriented Programming (OOP), integrasi XML,
mendukung semua ekstensi terbaru MySQL, pengembangan web
services dengan SOAP dan REST , serta ratusan peningkatan lainny a
dibandingkan versi sebelumnya.
PHP juga bersifat open source sehingga setiap orang dapat meng -
gunakannya secara gratis.
1.3 Mengenal MySQL
MySQL adalah sebuah sistem manajemen database yang bersifat open
source. MySQL adalah pasangan serasi dari PHP. MySQL dibuat dan
dikembangkan oleh MySQL AB yang ber ada di Swedia.
MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database
beserta isinya. Anda dapat memanfaatkan MySQL untuk menam bahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada di dalam
database.
MySQL merupakan sistem manajemen database yang bersif at rela-
sional. Artinya data-data yang dikelola dalam database akan dile -
takkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data
akan menjadi lebih cepat.
MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang
kecil sampai dengan yang sangat besar. MySQL juga dapat men-
jalankan perintah-perintah Structured Query Language (SQL) untuk
mengelola database-database relasional yang ada di dalamnya .
Hingga kini, MySQL sudah berkembang hingga versi 5. MySQL 5 sudah
mendukung trigger untuk memudahkan pengelolaan tabel dalam
database
1.4 Mengenal dan Menginstal XAMPP
XAMPP merupakan sebuah tool yang menyediakan beberapa paket
perangkat lunak ke dalam satu buah p aket. Dengan menginstal
XAMPP, Anda tidak perlu lagi melakukan instalasi dan kon figurasi web
server Apache, PHP, dan MySQL secara manual. XAMPP akan meng-
instalasi dan mengonfigurasinya secara otomatis untuk Anda.
Dalam buku ini, penulis menggunakan XAMPP versi 1.4.14 yang dapat
Anda peroleh (download) dari alamat web: www.arieframadhan.info,
atau dapatkan versi terbarunya dari situs aslinya di alamat web:
http://www.apachefriends.org/en/xampp -windows.html.
XAMPP versi 1.4.14 ini terdiri atas:
• Apache versi 2.0.54
• MySQL versi 4.1.12
• PHP versi 5.0.4
• PHPMyAdmin 2.6.2-p11, dan lain-lain.
Selanjutnya, Anda cukup menjalankan control panel XAMPP untuk
menyalakan web server Apache dan/atau MySQL.
Untuk menginstal XAMPP, lakukanlah langkah -langkah berikut:
1. Donwload file xampp-win32-1.4.14-installer.exe.
2. Jalankan file xampp-win32-1.4.14-installer.exe yang
sudah Anda download. Jalankanlah dengan cara melakukan
klik ganda pada nama file tersebut dalam Windows Explorer .
3. Ketika muncul jendela seperti di bawah ini, pilihlah bahasa
dalam proses instalasi yang ingin Anda gunakan, kemudian
klik tombol OK.

4 Ketika muncul jendela seperti gamba r di bawah ini, klik
tombol Next.

5 Pada jendela instalasi selanjutnya, bacalah persetujuan
lisensi XAMPP, kemudian klik tombol I Agree

6. Kemudian ketika muncul jendela instalasi seperti gambar di
bawah ini, isilah kotak isian Destination Folder dengan
C:\apachefriends, lalu klik tombol Install.

7. Ketika muncul jendela proses instalasi seperti gambar di
bawah ini, tunggulah beberapa saat hingga proses instalasi
selesai seperti terlihat pada gambar berikutnya.

8 Kemudian klik tombol Finish, maka XAMPP telah berhasil
Anda instal dalam folder C:\apachefriends, sesuai dengan
yang Anda isikan pada langkah 6.






