Kamis, 29 April 2010

cara menguji enzin katalase

Keberadaan H2O2 pertama kali dideteksi pada kultur Pneumococcus, sebuah organismeyang tidak memproduksi katalase dan sedikit sensitif terhadap peroksida. Organisme yang tidak memproduksi katalase dilindungi oleh penanaman dengan jaringan hewan atau tumbuhan atau organisme lain yang mempunyai kemampuan memproduksi enzim. Katalase diproduksi oleh beberapa bakteri. Beberapa bakteri diantaranya memproduksi katalase lebih banyak daripada yang lain. Ini ditunjukkan dengan jumlah yang banyak pada bakteri aerob. Sedangkan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tersebut.
Bakteri katalase positif seperti S. Aureus bisa menghasilkan gelembung-gelembung oksigen karena adanya pemecahan H2O2 (hidrogen peroksida) oleh enzim katalase yang dihasilkan oleh bakteri itu sendiri. Komponen H2O2 ini merupakan salah satu hasil respirasi aerobik bakteri, misalnya S. aureus, dimana hasil respirasi tersebut justru dapat menghambat pertumbuhan bakteri karena bersifat toksik bagi bakteri itu sendiri. Oleh karena itu, komponen ini harus dipecah agar tidak bersifat toksik lagi


Uji katalase digunakan untuk mengetahui aktivitas katalase pada bakteri yang diuji. Kebanyakan bakteri memproduksi enzim katalase yang dapat memecah H2O2 menjadi H2O dan O2. Enzim katalase diduga penting untuk pertumbuhan aerobik karena H2O2 yang dibentuk dengan pertolongan berbagai enzim pernafasan bersifat racun terhadap sel mikroba. Beberapa bakteri yang termasuk katalase negatif adalah Streptococcus, Leuconostoc, Lactobacillus, dan Clostridium.
Uji ini dilakukan dengan langkah:
1. Mengambil kultur sampel dengan ose secara aseptis dari agar miring dengan meijarkan ose dan mendinginkannya.
2. Biakan digoreskan pada petridish agar sel rata dan tidak bertumpuk.
3. Kultur mikroba kemudian ditetesi 1-2 tetes H2O2 3% agar aktivitas katalase pada mikroba dapat diketahui.
4. Petridish ditutup kembali agar tidak ada kontaminasi dan memaksimalkan mikroba untuk merombak H2O2.
5. Amati ada tidaknya gelembung-gelembung kecil. Jika terdapat gelembung maka dalam petridish tersebut merupakan bakteri katalase positif, sebaliknya jika tidak ada gelembung termasuk bakteri katalase negatif.
Keberadaan H2O2 pertama kali dideteksi pada kultur Pneumococcus, sebuah organismeyang tidak memproduksi katalase dan sedikit sensitif terhadap peroksida. Organisme yang tidak memproduksi katalase dilindungi oleh penanaman dengan jaringan hewan atau tumbuhan atau organisme lain yang mempunyai kemampuan memproduksi enzim. Katalase diproduksi oleh beberapa bakteri. Beberapa bakteri diantaranya memproduksi katalase lebih banyak daripada yang lain. Ini ditunjukkan dengan jumlah yang banyak pada bakteri aerob. Sedangkan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tidak diproduksi oleh bakteri anaerob obligat karena mereka tidak memerlukan enzim tersebut.
Bakteri katalase positif seperti S. Aureus bisa menghasilkan gelembung-gelembung oksigen karena adanya pemecahan H2O2 (hidrogen peroksida) oleh enzim katalase yang dihasilkan oleh bakteri itu sendiri. Komponen H2O2 ini merupakan salah satu hasil respirasi aerobik bakteri, misalnya S. aureus, dimana hasil respirasi tersebut justru dapat menghambat pertumbuhan bakteri karena bersifat toksik bagi bakteri itu sendiri. Oleh karena itu, komponen ini harus dipecah agar tidak bersifat toksik lagi.
Bakteri katalase negatif tidak menghasilkan gelembung-gelembung. Hal ini berarti H2O2 yang diberikan tidak dipecah oleh bakteri katalase negatif, misalnya, L.casei sehingga tidak menghasilkan oksigen. Bakteri katalase negatif tidak memiliki enzim katalase yang menguraikan H2O2.
Mekanisme enzim katalase memecah H2O2 yaitu saat melakukan respirasi, bakteri menghasilkan berbagai macam komponen salah satunya H2O2. Bakteri yang memiliki kemampuan memecah H2O2 dengan enzim katalase maka segera membentuk suatu sistem pertahanan dari toksik H2O2 yang dihasilkannya sendiri. Bakteri katalase positif akan memecah H2O2 menjadi H2O dan O2 dimana parameter yang menunjukkan adanya aktivitas katalase tersebut adalah adanya gelembung-gelembung oksigen seperti pada percobaan yang telah dilakukan. Dengan enzim katalase, H2O2 diurai dengan reaksi sebagai berikut.
2H2O2  2H2O + O2


Selasa, 20 April 2010

deteksi intruksi pada jaringan komputer

ABSTRAK
Semakin pesatnya perkembangan teknologi internet dan implementasinya dalam sebuah LAN (intranet) telah menyebabkan arus informasi dari dalam atau keluar perusahaan semakin padat. Akses internet tanpa batas telah menghadirkan banyak keuntungan bagi semua pihak. Tidak hanya mempermudah pencarian informasi yang diinginkan tanpa batas waktu dan lokasi, akan tetapi dunia luar dapat berinteraksi dengan local network yang ada. Hal ini memungkinkan meningkatnya tindak kejahatan dalam dunia maya.
Tulisan ini dibuat agar Memahami salah satu teknik pendeteksian intrusi yang dilakukan oleh Intrusion Detection System (IDS) dan juga Mengetahui pendekatan apa yang digunakan untuk menunjang keakuratan hasil deteksi intrusi.



dan Untuk lebih jelasnya bisa didownload
http://www.mediafire.com/?dnmmadlzuhw

Senin, 05 April 2010

pengertian suplay chain manajemen

Suplay chain manajemen ( SCM) atau manajemen rantai pasokan menurut (heizer& rander :2004) merupakan kagiatan pengelolaan kegiatan-kegiatan dalam rangka memeperoleh bahan mentah tersebut menjadi barang dalam proses atau barang setengah adi dan barang jadi kemudian mengirimkan produk tersebut kekonsumen melalui sistemn distribusi. sebenarnya SCM sudah dikenal dari beberapa tahun yang lalu dan terintegrasi dengan logistic.SCM menegaskan interaksi antar fungsi pemasaran,produksi pada suatu perusahaan,produksi pada suatu perusahaan.memanfaatkan kesempatan untuk

meningkatkan pelayanan dan penurunan biaya dapat dilakukan melalui koordiansi dan kerjasama antar pengadaan bahan baku dan pendistribusian nya.hal ini terkait dengan kegiatan rantai suplay yang secara tidak langsung terkontrol dengna kegiatan logistic, baik logistic didlam peruisahaan maupun diluar perusahaan .

Ruang lingkup suplay chain manajemen meliputi :
1. Rantai pasokan (SC) mencakup seluruh kegiatan arus dan transformasi barang mulai dari bahan mentah,sampai penyaluran ketangan konsumen termasuk aliran informasinya, bahan baku dan aliran informasi adalah rangkaian dari rantai pasokan (SC).
2. Rantai pasokan sebagai suatu system tempat organisasi menyalurkan barang produksi dan jasa kepada pelangganya.
Rantai pasokan harus saling mendukung diantara organisasi yang saling berhubungan agar kegiatan pengadaan dan penyaluran bahan baku dan produk akhir terintegrasi secara baik dan benar,sehingga misi mereka menjadi sama yaitu” to get the right goods or services to the right place,at the right time,. And the in the desired condition,while making the greatest contribution to the firm”
Perbedaan manajemen logistic dengan suplay chain manajemen
Manajemen logistic adalah mengutamakan pengelolaan termasuk arus barang dalam perusahaan, orientasi pada perencanaan dan kerangka kerja yang menghasilkan rencana tunggal arus barang dan informasi diperusahaan.
Suplay chain manajemen mengutamakan arus barang antar perusahaan,mulai dari awal kegiatan sampai produk akhir,sedangkan orientasinya atas dasar kerja sama dan mengusahakan hubungan serta koordinasi antar proses dari perusahaan mitra guna menunjang kegiatan proses sampai ketangan konsumen.


Sabtu, 03 April 2010

membuat table dengan HTML.

Tabel didefinisikan dengan tag . Sebuah tabel dibagi menjadi baris (dengan tag ), dan setiap baris dibagi menjadi sel-sel data (dengan tag
). Surat-surat td singkatan dari "data tabel", yang adalah isi dari sebuah sel data. Sebuah sel data dapat berisi teks, gambar, daftar, paragraf, bentuk, aturan horizontal, meja, dll.
example :









row 1, cell 1row 1, cell 2
row 2, cell 1row 2, cell 2


Jika Anda tidak menetapkan perbatasan atribut tabel akan ditampilkan tanpa batas. Kadang-kadang ini dapat berguna, tetapi sebagian besar waktu, Anda ingin perbatasan untuk menunjukkan.

Untuk menampilkan tabel dengan batas-batas, Anda harus menggunakan atribut border:
exemple :





Row 1, cell 1Row 1, cell 2


untuk lebih jelasnya klik disini
download disini :
http://www.mediafire.com/?nkwtodzdodm

Rabu, 24 Maret 2010

ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah
landasan konseptual. Terdapat banyak pendekatan untuk analisis sistem dan
pada dasarnya semunya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memahami sistem yang
rumit kemudian melakukan modifikasi dengan beberapa cara.
Hasil modifikasi dapat berupa subsistem baru, komponen baruatau serangkaian
transformasi baru dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai
fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran sistem,
untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat
input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.
Tahapan dalam menganalisis sistem :


1. Definisikan masalahnya.
Bagian sistem yang mana yang tidak memuaskan ?. Apakah input telah
mengalami perubahan bentuk, harga atau ketersediannya ?. Apakah output
kurang memuaskan ?. Apa tujuan usaha analisis sistem ?.
2. Pahami sistem tersebut dan buat definisinya.
Karena sistem mempunyai hirarki (terdapat subsistem di dalam sistem yang
lebih besar) dan saling berhubungan dengan lingkungannya, maka akan sulit
untuk dapat merumuskan secara tepat apa saja komponen sistem yang sedang
dipelajari. Tindakan ini selanjutnya dapat diperinci lebih lanjut dengan
mengajukan beberapa pertanyaan berikut untuk mendapatkan pemahaman
tentang sistem.
a. Apa yang menjadi variabel-variabel (komponen sistem) ?
b. Bagaimana tiap variabel tersebut saling berhubungan dan juga dengan
lingkungan?
c. Apa yang menjadi batasan sistem, yaitu dimana sistem akan berakhir
serta apa rumusan pengembangannya ?
3. Alternatif apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan dengan
memperhatikan modifikasi sistem tersebut ?. Pilihan apa saja yang
tersedia untuk memperbaiki sistem, berapa biayanya serta apakah hal
tersebut dapat diterapkan ?.
4. Pilih salah satu alternatif yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya.
5. Terapkan alternatif tersebut.
6. Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasikan dampak dari perubahan
yang telah dilakukan terhadap sistem.

lebih lengkapnya lagi download materi kuliah disini>>>
http://www.mediafire.com/?zj23gjgzxza

ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah
landasan konseptual. Terdapat banyak pendekatan untuk analisis sistem dan
pada dasarnya semunya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memahami sistem yang
rumit kemudian melakukan modifikasi dengan beberapa cara.
Hasil modifikasi dapat berupa subsistem baru, komponen baruatau serangkaian
transformasi baru dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai
fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran sistem,
untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat
input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.
Tahapan dalam menganalisis sistem :




Senin, 22 Maret 2010

Pengenalan HTML

HTML Merupakan kepanjangan dari Hypertext Markup Language merupakan standard bahasa yang digunakan untuk menampilkan dokumen web.ini sangat penting mengingat Untuk membuat dokumen web yang bisa ditampilkan di browser, perlu menuliskan kode HTML baik secara langsung misal pada editor Notepad, maupun secara tidak langsung misal melalui software Frontpage.
STRUKTUR DASAR DOKUMEN HTML
Tag utama adalah , ,
Tag HTML berfungsi untuk menyatakan bahwa dokumen tersebut adalah dokumen HTML
Tag HEAD berfungsi untuk memberikan informasi tentang dokumen HTML tersebut
Tag BODY berfungsi untuk menyimpan informasi atau data yang akan ditampilkan dalam dokumen HTML


TITLE
Untuk membuat judul pada suatu dokumen web, digunakan tag ..
TITLE bukanlah bagian dari teks dokumen dan hanya berada pada bagian HEAD
TITLE biasanya ditampilkan oleh browser pada title bar dari jendela browser dan biasanya berfungsi sebagai label dari jendela browser tersebut
kalou kurang lengkap download materinya disini>>>
http://www.mediafire.com/?tkugtejnxz2

Jumat, 05 Maret 2010

tutorial PHP MY SQL

1.1 Mengenal Web Server Apache

Anda mungkin pernah membuat sebuah halaman Web menggunakan
HTML (lihat dan belilah buku Student Guide Series Pemrograman
Web dengan HTML, CSS, dan Java Script). Ketika Anda membuat
halaman web dengan HTML saja, maka halaman web Anda akan
tampak statis. Artinya, isi halaman web Anda akan selalu tetap.
Seandainya Anda ingin mengubah tampilannya, Anda harus pula
mengubah kode HTML-nya. Halaman Web yang dibuat menggunakan
kode HTML saja juga bersifat client-side. Artinya, isi halaman web
tersebut diolah di sisi client. Ketika seseorang membuka halaman
web, maka server yang menyediakan halaman web tersebut akan
langsung mengirimkan halaman web itu kepada si peminta tanpa
diolah terlebih dahulu.


1.1 Mengenal Web Server Apache

Anda mungkin pernah membuat sebuah halaman Web menggunakan
HTML (lihat dan belilah buku Student Guide Series Pemrograman
Web dengan HTML, CSS, dan Java Script). Ketika Anda membuat
halaman web dengan HTML saja, maka halaman web Anda akan
tampak statis. Artinya, isi halaman web Anda akan selalu tetap.
Seandainya Anda ingin mengubah tampilannya, Anda harus pula
mengubah kode HTML-nya. Halaman Web yang dibuat menggunakan
kode HTML saja juga bersifat client-side. Artinya, isi halaman web
tersebut diolah di sisi client. Ketika seseorang membuka halaman
web, maka server yang menyediakan halaman web tersebut akan
langsung mengirimkan halaman web itu kepada si peminta tanpa
diolah terlebih dahulu.
Hal tersebut berbeda dengan halaman web yang dibuat dengan
bantuan PHP. Halaman web yang dibuat dengan bantuan PHP dapat
mengakses dan memanfaatkan database sehingga lebih bersifat
dinamis. Isi halaman web-nya dapat berubah tanpa perlu diprogram
ulang. Selain itu, halaman web -nya akan diolah terlebih dahulu di sisi
server sebelum dikirim ke si pemintanya ( server side). Oleh karena
sifatnya yang server-side, maka dibutuhkan sebuah web server.
Dalam hal ini, web server yang banyak digunakan untuk PHP adalah
Apache.
Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar
kepada client peminta, berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh
pembuat halaman web. Jika diperlukan, juga berdasarkan kode PHP
yang dituliskan, maka dapat saja suatu database diakses terlebih
dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung isi halaman web
yang dihasilkan.
Apache sudah berkembang sejak versi pertamanya. Kali ini, penulis
menggunakan Apache versi 2.0.54. Apache bersifat open source,
artinya setiap orang boleh menggunakannya dengan gratis. Bahkan
setiap orang juga boleh mengambil dan mengubah kode program Apache

1.2 Mengenal PHP
PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor. PHP
merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat
server-side scripting. PHP memungkinkan Anda untuk membuat
halaman web yang bersifat dinamis.
PHP dapat dijalankan pada berbagai macam sistem oper asi, misalnya
Windows, LINUX, dan Mac OS. Selain Apache, PHP juga mendu kung
beberapa web server lain , misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS , dan
lain-lain.
Seperti pernah disinggung sebelumnya bahwa PHP dapat meman -
faatkan database untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.
Sistem manajemen database yang sering digunakan bersama PHP
adalah MySQL. Namun, PHP juga mendukung sistem manajemen
database Oracle, Microsoft Access , Interbase, dBase, PostgreSQL , dan
lain-lain.
Hingga kini, PHP sudah berkembang hingga versi 5. PHP 5 men-
dukung penuh Object-Oriented Programming (OOP), integrasi XML,
mendukung semua ekstensi terbaru MySQL, pengembangan web
services dengan SOAP dan REST , serta ratusan peningkatan lainny a
dibandingkan versi sebelumnya.
PHP juga bersifat open source sehingga setiap orang dapat meng -
gunakannya secara gratis.

1.3 Mengenal MySQL
MySQL adalah sebuah sistem manajemen database yang bersifat open
source. MySQL adalah pasangan serasi dari PHP. MySQL dibuat dan
dikembangkan oleh MySQL AB yang ber ada di Swedia.
MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database
beserta isinya. Anda dapat memanfaatkan MySQL untuk menam bahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada di dalam
database.
MySQL merupakan sistem manajemen database yang bersif at rela-
sional. Artinya data-data yang dikelola dalam database akan dile -
takkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data
akan menjadi lebih cepat.
MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang
kecil sampai dengan yang sangat besar. MySQL juga dapat men-
jalankan perintah-perintah Structured Query Language (SQL) untuk
mengelola database-database relasional yang ada di dalamnya .
Hingga kini, MySQL sudah berkembang hingga versi 5. MySQL 5 sudah
mendukung trigger untuk memudahkan pengelolaan tabel dalam
database

1.4 Mengenal dan Menginstal XAMPP

XAMPP merupakan sebuah tool yang menyediakan beberapa paket
perangkat lunak ke dalam satu buah p aket. Dengan menginstal
XAMPP, Anda tidak perlu lagi melakukan instalasi dan kon figurasi web
server Apache, PHP, dan MySQL secara manual. XAMPP akan meng-
instalasi dan mengonfigurasinya secara otomatis untuk Anda.
Dalam buku ini, penulis menggunakan XAMPP versi 1.4.14 yang dapat
Anda peroleh (download) dari alamat web: www.arieframadhan.info,
atau dapatkan versi terbarunya dari situs aslinya di alamat web:
http://www.apachefriends.org/en/xampp -windows.html.
XAMPP versi 1.4.14 ini terdiri atas:
• Apache versi 2.0.54
• MySQL versi 4.1.12
• PHP versi 5.0.4
• PHPMyAdmin 2.6.2-p11, dan lain-lain.

Selanjutnya, Anda cukup menjalankan control panel XAMPP untuk
menyalakan web server Apache dan/atau MySQL.
Untuk menginstal XAMPP, lakukanlah langkah -langkah berikut:
1. Donwload file xampp-win32-1.4.14-installer.exe.
2. Jalankan file xampp-win32-1.4.14-installer.exe yang
sudah Anda download. Jalankanlah dengan cara melakukan
klik ganda pada nama file tersebut dalam Windows Explorer .
3. Ketika muncul jendela seperti di bawah ini, pilihlah bahasa
dalam proses instalasi yang ingin Anda gunakan, kemudian
klik tombol OK.












4 Ketika muncul jendela seperti gamba r di bawah ini, klik
tombol Next.











5 Pada jendela instalasi selanjutnya, bacalah persetujuan
lisensi XAMPP, kemudian klik tombol I Agree








6. Kemudian ketika muncul jendela instalasi seperti gambar di
bawah ini, isilah kotak isian Destination Folder dengan
C:\apachefriends, lalu klik tombol Install.









7. Ketika muncul jendela proses instalasi seperti gambar di
bawah ini, tunggulah beberapa saat hingga proses instalasi
selesai seperti terlihat pada gambar berikutnya.











8 Kemudian klik tombol Finish, maka XAMPP telah berhasil
Anda instal dalam folder C:\apachefriends, sesuai dengan
yang Anda isikan pada langkah 6.








Selasa, 02 Maret 2010

back up data dengan Norton Ghost


Proses instalasi sistem operasi seringkali menjadi hal yang sangat menjemukan.hiren-norton-ghost Terutama apabila Anda termasuk orang yang risih jika instalasi OS Anda tidak stabil atau lemot. Saya dulu pernah termasuk dalam ‘golongan’ ini, dalam seminggu saya bisa install windows 2 hingga 3 kali karena beberapa instalasi game 3D yang saya mainkan sudah tamat dan harus diganti dengan yang baru ......
untuk lebih jelasNya anda bisa klik disini









Rabu, 17 Februari 2010

Java Server Pages

Sekilas tentang JSP
Untuk membangkitkan halaman-halaman Web sesuai dengan permintaan pemakai, para pengembang aplikasi Web bisa menggunakan perangkat lunak seperti JSP, PHP, Perl, dan ASP. JSP (JavaServer Pages) merupakan teknologi yang didasarkan pada bahasa Java, yang dapat digunakan untuk membentuk halaman-halaman Web yang bersifat dinamis. Teknologi ini dikembangkan oleh Sun Microsystems.



Sekilas tentang JSP
Untuk membangkitkan halaman-halaman Web sesuai dengan permintaan pemakai, para pengembang aplikasi Web bisa menggunakan perangkat lunak seperti JSP, PHP, Perl, dan ASP. JSP (JavaServer Pages) merupakan teknologi yang didasarkan pada bahasa Java, yang dapat digunakan untuk membentuk halaman-halaman Web yang bersifat dinamis. Teknologi ini dikembangkan oleh Sun Microsystems.
Berbeda dengan applet, suatu fitur pada bahasa Java yang memungkinkan pengembang membuat aplikasi Web yang dieksekusi pada sisi klien, JSP menggunakan pendekatan pemrosesan di sisi server. Pada model seperti ini, kode sumber JSP dijalankan pada Web server. Salah satu keuntungan model seperti ini adalah memungkinkan untuk membuat aplikasi yang independen terhadap keberadaan sistem Java di sisi klien.
Dua alasan penting yang membuat JSP banyak digunakan oleh para pengembang aplikasi Web:
1. JSP menggunakan bahasa Java. Bagi para pemrogram yang telah mengenal Java, sangatlah mudah untuk membuat aplikasi Web dengan JSP mengingat dasar JSP adalah bahasa Java. Dengan demikian mereka tidak perlu lagi belajar bahasa baru untuk membuat aplikasi Web.
2. JSP mendukung multiplatform. Dalam hal ini JSP memang bukan satu-satunya perangkat lunak pembuat aplikasi Web yang bersifat multiplatform. PHP, misalnya, juga bersifat multiplatform. Keunggulan dari adanya dukungan multiplatform adalah memungkinkan kode dapat dipindah-pindahkan ke berbagai platform tanpa perlu melakukan perubahan apapun pada kode tersebut. Sebagai contoh, Anda bisa menulis kode JSP yang pada awalnya ditujukan untuk dijalankan pada Windows, dan kemudian dipindahkan ke lingkungan lain, misalnya Linux.
Catatan :
Mulai JavaServer Pages 2.0, pengembang JSP bisa mengimplementasikan halaman Web tanpa memakai bahasa Java.

Arsitektur JSP
Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana membuat kode sumber JSP, ada baiknya bagi Anda untuk mengenali arsitektur JSP, sehingga Anda mengetahui mekanisme kerja JSP. Gambar 1.2 memperlihatkan prinsip kerja pengaksesan dokumen JSP.



Gambar 1.2 Contoh situs-situs yang menggunakan JSP.
Pemakai yang ingin mengakses halaman Web mula-mula mengirimkan permintaan halaman Web melalui protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol) dalam bentuk JSP (berekstensi .jsp). Permintaan ini akan disampaikan ke Web server. Kemudian Web server mengambil dokumen JSP dan mengirimkan ke JSP Servlet Engine. Bagian inilah yang melakukan pemrosesan kode-kode JSP (termasuk di dalamnya melakukan pengompilasian) dan membentuk kode HTML. Berikutnya, kode HTML ini disampaikan oleh Web server ke klien yang memintanya. Kode HTML ini selanjutnya diproses oleh browser sehingga pemakai bisa memperoleh informasi dari halaman Web yang dikehendakinya.
Catatan :
Pengompilasian kode JSP hanya dilakukan sekali saja, yaitu pada pemanggilan dokumen yang pertama kali. Oleh karena itu pemakai yang memanggil dokumen yang baru saja dibuat atau diperbaharui akan merasakan bahwa tanggapan terhadap permintaan halaman Web cukup lama. Untuk menghindari keadaan seperti ini, pengembang dapat memanggil terlebih dulu dokumen tersebut setelah dilakukan perubahan.

Detail pemrosesan oleh JSP Servlet engine adalah sebagai berikut:
1. Melakukan pemilahan (parsing) kode JSP,
2. Membangkitkan kode sumber Servlet,
3. Mengkompilasi kode sumber Servlet menjadi sebuah kelas,
4. Membuat instan servlet,
5. Memberikan keluaran servlet ke Web server.
Taken from : beritanet.com